Update Perangkat Gamer (3 Februari 2026) — Tren “gear gaming rasa audiophile” makin kencang. Kali ini, ASUS lewat lini Republic of Gamers (ROG) membawa ROG Kithara, headset gaming wired dengan desain open-back dan teknologi planar magnetic hasil kolaborasi dengan HIFIMAN.
ROG menargetkan pengguna yang selama ini merasa headset gaming “kurang detail” untuk game kompetitif maupun musik: soundstage lebih lega, pemisahan suara lebih rapi, dan positioning yang lebih jelas untuk menangkap arah langkah/tembakan di game FPS.
Apa yang bikin ROG Kithara menarik?
Di atas kertas, Kithara bukan headset gaming biasa. Ini beberapa poin yang paling menonjol:
- Driver planar magnetic 100mm (ROG-tuned x HIFIMAN) untuk detail dan respons cepat.
- Respons frekuensi ultra-lebar 8Hz–55kHz (klaim untuk kejernihan dan distorsi rendah).
- Desain open-back untuk soundstage lebih luas dan separasi suara yang lebih rapi.
- Mic full-band MEMS dengan rentang 20Hz–20kHz (untuk komunikasi yang lebih natural).
- Konektivitas fleksibel: 4.4mm balanced + 3.5mm & 6.3mm, plus adapter USB-C.
Open-back: menang positioning, tapi ada konsekuensi
Headset open-back biasanya unggul pada rasa “ruang” dan pemetaan arah suara. Buat gamer kompetitif, ini bisa membantu membedakan langkah di lorong sempit vs suara tembakan yang memantul dari area terbuka.
Namun, desain open-back juga umumnya kurang mengisolasi suara. Artinya, suara sekitar lebih mudah masuk, dan suara headset juga bisa “bocor” keluar. Kithara idealnya dipakai di ruangan yang relatif tenang.
Kabel, plug, dan kompatibilitas
ROG menyiapkan Kithara agar “nyambung” ke banyak skenario: PC, perangkat audio hi-fi (DAC/amp), hingga perangkat mobile via adapter. Koneksi balanced 4.4mm ditujukan buat pengguna yang punya perangkat audio pendukung dan ingin jalur sinyal lebih bersih.
Harga & ketersediaan
Di pasar global, ROG Kithara dilaporkan mulai dijual dengan harga mulai US$299. Untuk Indonesia, harga dan ketersediaan biasanya bergantung distributor/kanal resmi—jadi pantau toko resmi ASUS/ROG dan marketplace terverifikasi untuk update lokal.
Siapa yang paling cocok beli?
- Gamer FPS kompetitif yang mengejar positioning akurat (footsteps, reload, jarak tembakan).
- Pengguna PC + DAC/amp yang ingin memaksimalkan karakter planar magnetic.
- Gamer yang juga dengerin musik dan butuh separasi serta detail lebih “rapi”.
Kesimpulan singkat
ROG Kithara adalah sinyal bahwa “perangkat gaming” makin serius mengincar standar audio kelas audiophile. Kalau kamu main di lingkungan tenang dan peduli detail suara, Kithara layak masuk wishlist—terutama buat yang sudah punya ekosistem audio kabel yang proper.
Sumber rujukan:

Komentar
Posting Komentar