Review Preview High On Life 2: Jam Rilis WIB, Fitur Skateboard, Senjata Baru, Spek PC & Preload (Feb 2026)
Update: Jumat, 13 Februari 2026
High On Life 2 resmi dijadwalkan rilis global pada 13 Februari 2026, dan untuk pembaca Indonesia game ini baru terbuka malam hari (sekitar 22.00 WIB). Sequel dari shooter komedi Squanch Games ini membawa perubahan yang paling terasa bukan di leluconnya, tapi pada ritme main: sprint digantikan skateboard, level desain terasa seperti “skatepark”, dan pertempuran mendorong pemain untuk terus bergerak, grind, lalu menghukum musuh dari sudut yang tidak terduga.
Artikel ini adalah review preview berbasis informasi resmi (Steam) dan hands-on preview (Xbox Wire). Karena ulasan kritikus belum terbit merata saat artikel ditulis, fokusnya adalah: “apa yang benar-benar berubah”, “apakah worth day-one”, dan “apa yang harus disiapkan sebelum download”.
Jam Rilis High On Life 2 (WIB/WITA/WIT)
- WIB: Jumat, 13 Feb 2026 • 22.00 WIB
- WITA: Jumat, 13 Feb 2026 • 23.00 WITA
- WIT: Sabtu, 14 Feb 2026 • 00.00 WIT
Catatan: jadwal ini mengacu unlock global 07.00 PT dan bisa sedikit bergeser mengikuti sistem unlock platform.
Yang Baru (dan Kenapa Ini Penting)
1) Skateboard bukan gimmick—ini “meta” traversal
Dalam hands-on preview, Xbox Wire menyebut skateboard praktis menggantikan tombol sprint. Kamu bisa grind di rail, menggunakan objek seperti ramp, bahkan melempar skateboard sebagai serangan cepat. Kombinasi ini membuat combat terasa lebih “flow”: berpindah posisi sambil tetap menembak dan melakukan ability senjata.
2) Level desain makin “anarkis”
Preview juga menggambarkan area yang terasa seperti rangkaian “zona atraksi”: dari PoliCon ke MurderCon, dengan banyak jalur grind dan traversal puzzle yang memaksa pemain membaca ruang. Buat yang merasa game pertama kadang melambat di eksplorasi, pendekatan ini berpotensi bikin pacing lebih konsisten.
3) Senjata baru: Sheath + Impaling Spike (sekalian jadi zipline)
Salah satu highlight adalah senjata baru bernama Sheath (battle-rifle feel) dengan alt-attack Impaling Spike yang bisa mengikat target dan dipakai sebagai alat traversal (membuat “spike ziplines”). Ini mempertegas DNA metroidvania ringan: area terbuka setelah kamu punya tool-nya.
Checklist Sebelum Main Day-One
1) Storage PC besar: 115 GB
Steam mencantumkan kebutuhan storage 115 GB. Kalau kamu main di laptop/SSD pas-pasan, ini wajib dicek dulu agar tidak kehabisan ruang saat unpack/install.
2) Spek minimum cukup “serius” untuk FPS komedi
- Minimum (Steam): Windows 10, i7-8700K / Ryzen 5 1600X, RAM 8 GB, GTX 1060 6GB / RX 5600 XT 6GB / Arc A380 6GB, DirectX 12
- Recommended (Steam): i7-13700KF, RAM 32 GB, RTX 4080 16GB
3) Preload Xbox sudah tersedia (lebih “ringan” dari PC storage)
Untuk yang main via Xbox, preload sudah tersedia dengan ukuran sekitar 60.6 GB (Series X|S) dan sekitar 85.81 GB untuk Xbox on PC (angka bisa berubah saat patch day-one).
Worth It Beli Sekarang atau Tunggu?
- Gas day-one kalau kamu suka gaya humor High On Life dan ingin shooter yang fokus “movement flow” (grind + tembak).
- Tunggu 1–2 hari kalau kamu sensitif terhadap isu performa rilis hari pertama dan ingin lihat review teknis PC/console.
- Catatan konten: rating “Mature” dengan violence/gore, bahasa kasar, dan konten dewasa (cek dahulu kalau kamu main di ruang keluarga).
Verdict (Preview Skor)
Skor Preview: 8.4/10
Dari informasi resmi dan hands-on preview, High On Life 2 terlihat sebagai sequel yang “lebih niat di gameplay”:
skateboard membuat ritme pertempuran lebih cepat dan level desain lebih kreatif.
Tanda tanya terbesar ada di stabilitas performa day-one (terutama PC), mengingat storage besar dan spek recommended yang tinggi.
Sumber
- Steam (Official) — fitur, rating konten, dan system requirements
- Xbox Wire — hands-on preview: skateboard, level desain, dan senjata baru
- Pure Xbox — info preload Xbox (ukuran instalasi)
- XboxEra — detail ukuran preload (Series X|S & Xbox on PC)
- GameSpot — konfirmasi tanggal rilis & Day One Game Pass

Komentar
Posting Komentar