Review REANIMAL: Horror Co-op Tarsier (Little Nightmares) + Friend’s Pass, Sistem PC & Konten Mature
Update: Minggu, 15 Februari 2026
REANIMAL resmi rilis pada 13 Februari 2026 dan langsung mencuri perhatian karena satu alasan: ini proyek baru dari Tarsier Studios, studio yang membangun reputasi lewat Little Nightmares. Secara formula, REANIMAL masih bermain di ranah “horor atmosfer + puzzle ringan”, tapi dibungkus lebih kelam, lebih sinematik, dan kali ini lebih menonjolkan pengalaman co-op.
Yang membuatnya jadi bahan omongan di komunitas adalah kombinasi fitur yang “ramah mabar”: ada online co-op, split screen, cross-platform multiplayer, dan yang paling menarik: Friend’s Pass untuk mengajak teman main tanpa harus beli copy kedua.
Info Cepat
- Genre: Horror Adventure (third-person, puzzle ringan)
- Developer: Tarsier Studios
- Publisher: THQ Nordic, Amplifier Studios
- Rilis: 13 Februari 2026
- Mode: Single-player, Online Co-op, Split Screen, Cross-Platform Multiplayer
- Konten: rating “Mature” (ada tema dan visual yang tidak cocok untuk semua orang)
Premis & Atmosfer: “Horror dengan Harapan”, Tapi Tetap Menekan
Kamu bermain sebagai kakak-beradik yang berusaha menyelamatkan teman-temannya dan kabur dari pulau yang dulu terasa “rumah”, namun kini berubah menjadi mimpi buruk. REANIMAL menekan pemain lewat rasa “tidak aman”: suara jauh yang bikin salah fokus, ruang yang terasa sempit, dan monster yang desainnya sengaja membuat kamu ingin menjauh.
Dibanding vibe “dongeng gelap” yang sering melekat pada Little Nightmares, REANIMAL terasa lebih “dewasa” dan lebih frontal dalam membuat dunia tampak kejam.
Gameplay: Puzzle Ringan, Navigasi Tegang, dan Kamera “Directed”
Loop-nya relatif jelas: jelajah area, cari rute aman, pecahkan puzzle yang tidak rumit tapi menuntut timing, lalu bertahan dari kejaran atau ancaman di titik-titik tertentu. Menariknya, kamera di REANIMAL didesain “directed” untuk menjaga rasa claustrophobic—bagus untuk horor, tapi kadang bisa bikin orientasi ruang sedikit menantang ketika kamu ingin bergerak cepat.
Yang terasa kuat
- Set piece sinematik: momen-momen horor yang “dibangun”, bukan sekadar jumpscare.
- Atmosfer audio: suara lingkungan benar-benar jadi “musuh kedua”.
- Pacing: game cenderung cepat menyodorkan tensi tanpa kebanyakan basa-basi.
Catatan yang sering muncul di diskusi awal
- Glitch minor & visual ambiguity: beberapa momen bisa terasa kurang jelas secara visual atau ada gangguan teknis kecil.
- Konten mature: bukan “horor lucu”; ada tema berat yang bisa jadi deal-breaker.
Fitur Co-op & Friend’s Pass: Nilai Jual Terbesar
REANIMAL jelas dibangun untuk dimainkan berdua, tapi tetap bisa solo. Untuk yang fokus mabar, Friend’s Pass adalah hook yang paling “masuk akal” untuk ajak teman: satu orang beli, satu orang ikut masuk (sesuai ketentuan platform). Ditambah cross-play, peluang menemukan partner jadi lebih mudah.
Tips praktis: kalau kamu mau main co-op, pastikan komunikasi suara aktif. Banyak puzzle dan momen kejaran lebih gampang kalau koordinasi rapat.
Spesifikasi PC
- Minimum: Ryzen 5 2400G / Core i5-9400F, RAM 8GB, GTX 1060 / RX 480, DX12, storage 18GB
- Recommended: Ryzen 5 3600X, RAM 16GB, RTX 2060 / RX 6600 XT, DX12, storage 18GB
Worth It untuk Siapa?
- Wajib coba kalau kamu fans Little Nightmares dan suka horror atmosfer yang sinematik.
- Cocok untuk pasangan mabar yang suka co-op berbasis puzzle dan “lari bareng” saat panic.
- Tahan dulu kalau kamu sensitif pada isu teknis rilis awal atau tidak cocok dengan konten mature yang berat.
Verdict (Review Update Hari Ini)
Skor editorial: 8.3/10
REANIMAL menang besar di atmosfer, desain set piece, dan value co-op—terutama karena Friend’s Pass dan cross-play
yang membuat barrier mabar jadi rendah.
Kekurangannya ada pada beberapa catatan teknis minor dan tone cerita yang memang tidak untuk semua orang.
Kalau kamu cari horor yang “bikin tegang bareng teman”, ini salah satu rilis paling menarik minggu ini.

Komentar
Posting Komentar