Review Update Highguard (Feb 2026): Mode 5v5, Patch 1.0.4, dan Masalah “Blur” yang Akhirnya Kebongkar
Update: Minggu, 1 Februari 2026 (WIB)
Highguard sempat jadi “bahan debat” sejak rilis karena dua masalah besar: pacing match 3v3 terasa sepi dan performa/setting grafis yang bikin pengalaman tidak konsisten. Dalam beberapa hari terakhir, developer Wildlight ngebut merespons—mulai dari patch 1.0.4 yang fokus stabilitas/performa, sampai mode 5v5 limited-time untuk mengatasi keluhan map yang terlalu besar untuk 3v3.
Di artikel ini saya bahas apakah update cepat itu benar-benar mengubah “rasa” Highguard, plus satu temuan yang ikut bikin heboh: keluhan “grafis blur” ternyata bisa dipicu oleh bug yang mengaitkan output resolusi dengan setting post-processing.
Ringkasnya: Highguard Mulai Bergerak ke Arah yang Benar
Patch 1.0.4 membawa banyak opsi yang selama ini diminta pemain (khususnya untuk kontrol performa), sementara 5v5 membuat tempo match lebih “hidup”. Namun, ini masih tahap pemadaman kebakaran: fondasi gameplay sudah punya ide menarik, tapi eksekusinya masih perlu dipoles.
Yang Berubah: Patch 1.0.4 Fokus Stabilitas & Kontrol Performa
Menurut rangkuman patch terbaru, update v1.0.4 menambah opsi input (misalnya crouch hold/toggle), serta opsi grafis yang lebih granular seperti toggle Anisotropic Materials, Chromatic Aberration, dan Bloom. Ada juga pembaruan untuk pengguna DLSS (pilihan preset) dan opsi mematikan Global Illumination. Patch ini juga mengatasi bug yang sempat “mengunci” sebagian laptop di 60 FPS terlepas dari setting frame rate.
Wildlight juga mengklaim perbaikan crash besar yang menurunkan crash sampai 90% dan meningkatkan stabilitas secara signifikan.
Catatan: Motion Blur dan Depth of Field belum sepenuhnya bisa dimatikan bebas karena masih perlu pengujian lebih lanjut.
Mode 5v5 Limited-Time: Respons Cepat untuk Keluhan “Map Kebesaran”
Keluhan terbesar Highguard di mode awal adalah skala map yang terasa terlalu luas untuk 3v3. Solusinya: playlist 5v5 raid mode bersifat eksperimental dan limited-time, bukan pengganti permanen 3v3.
Di mode 5v5, raid juga diubah jadi 10 lives (dari sebelumnya 6), dan respawn dibuat sedikit lebih lama di momen-momen tertentu agar planting/defuse objective lebih “kebaca”.
Masalah “Blur” yang Viral: Ternyata Bisa Dipicu Setting Post-Processing
Salah satu keluhan yang sering muncul adalah tampilan yang terasa blur saat pemain menurunkan setting demi FPS. PC Gamer mengulas bug aneh: ketika post-processing diturunkan ke Low, output resolusi dapat ikut turun (dilaporkan menjadi sekitar 80% dari resolusi yang tertulis di menu), sehingga gambar tampak lebih buram meskipun setting resolusi terlihat “benar”.
Dampaknya dua sisi: performa bisa naik (karena internal resolusi turun), tapi visual jadi tidak tajam dan pemain mengira game “blur dari sananya”. Jika kamu mengalami hal ini, coba naikkan post-processing atau bandingkan dengan indikator upscaler (kalau tersedia) untuk memastikan resolusi aktual.
Verdict Sementara (Pasca Patch)
Highguard pasca patch 1.0.4 dan uji 5v5 terasa jauh lebih menjanjikan dibanding hari pertama—bukan karena kontennya tiba-tiba meledak, melainkan karena developer mulai membenahi titik-titik “paling mengganggu” lebih dulu: stabilitas, kontrol performa, dan pacing match.
Tapi untuk rekomendasi aman: coba dulu (karena F2P) kalau kamu suka PvP objective-based dan penasaran dengan 5v5, dan tahan ekspektasi jika kamu sensitif pada isu teknis atau mudah terganggu dengan bug visual/setting.
Skor Seputar Dunia Games (sementara)
7.0/10 — ide bagus, respons dev cepat, tapi masih butuh beberapa patch lagi untuk benar-benar stabil dan konsisten.

Komentar
Posting Komentar