ASUS ROG x PGL 2026: Monitor 610Hz XG248QSG Ace Jadi Standar Station

Kamis, 19 Februari 2026  — ASUS Republic of Gamers (ROG) resmi mengumumkan kerja sama strategis dengan PGL, menjadikan ROG sebagai Official Monitor, PC, and Peripheral Partner untuk seluruh musim PGL 2026. Dampaknya bukan cuma branding: setiap station pemain dari group stage sampai grand final disebut akan memakai monitor esports 610Hz dan PC berperforma tinggi untuk menjaga konsistensi pengalaman kompetitif.

ASUS ROG jadi partner resmi PGL 2026 dengan monitor esports ROG Strix XG248QSG Ace 610Hz di station turnamen

Monitor resmi PGL 2026: ROG Strix XG248QSG Ace (hingga 610Hz OC)

Di pengumuman resminya, ASUS menyebut seluruh station PGL 2026 akan menggunakan ROG Strix XG248QSG Ace sebagai monitor utama. Monitor ini mengusung panel 24,1 inci FHD (1920×1080) “Super TN” dengan refresh rate hingga 610Hz (overclock), serta teknologi Extreme Low Motion Blur 2 (ELMB 2) untuk mengurangi blur saat gerakan cepat.

Buat penonton awam, angka 610Hz terdengar “overkill”. Tapi di scene FPS kompetitif, refresh rate tinggi bisa membantu mengurangi judder dan meningkatkan kejelasan motion saat flick/tracking—tentu dengan catatan: game harus jalan di FPS sangat tinggi dan sistem harus stabil.

PC turnamen: disebut pakai RTX 5080 + platform modern

ASUS juga menyebut station PGL 2026 akan ditopang “Powered by ASUS PCs” dengan GPU ASUS Prime GeForce RTX 5080, motherboard TUF Gaming X870E-Plus WiFi 7, prosesor AMD Ryzen 7 9800X3D, dan PSU TUF Gaming 1000W Gold. Tujuannya jelas: mengejar latensi rendah dan kestabilan frame rate di skenario turnamen.

Kenapa ini penting untuk gamer Indonesia (walau bukan produk baru di toko)?

  • Standarisasi “gear turnamen”: ketika organizer besar mengunci satu ekosistem monitor/periferal, tren pembelian di komunitas biasanya ikut terdorong (terutama pemain yang ingin latihan dengan feel serupa turnamen).
  • SinyaI arah kompetisi FPS: fokus ke FHD + refresh ekstrem menunjukkan prioritas utama adalah kejelasan motion dan latensi, bukan resolusi tinggi.
  • Benchmark pilihan monitor: gamer bisa menjadikan spek XG248QSG Ace sebagai patokan saat memilih monitor FPS (mis. 240Hz/360Hz/500Hz vs “610Hz class”).

Checklist cepat kalau kamu tergoda monitor refresh super tinggi

  1. Pastikan use case: 610Hz relevan untuk FPS kompetitif; untuk single-player cinematic, biasanya lebih terasa upgrade di HDR/4K/ultrawide.
  2. Siapkan PC yang seimbang: refresh tinggi butuh FPS tinggi dan stabil. Optimasi setting (low/competitive) sering lebih penting daripada “grafik mentok”.
  3. Perhatikan panel TN: keunggulan utamanya speed; trade-off umumnya ada di kontras dan viewing angle dibanding IPS/OLED.

Kesimpulan

Update hari ini menegaskan satu arah: PGL 2026 memilih jalur “latensi & motion clarity di atas segalanya”. Dengan ROG Strix XG248QSG Ace hingga 610Hz sebagai monitor standar dan PC kelas atas, kerja sama ASUS ROG x PGL ini berpotensi ikut menggeser tren monitor FPS kompetitif sepanjang 2026.


Sumber outbound:

Komentar