Review Screamer: Balap Arcade Futuristik yang Stylish, Berani, Tapi Kontrolnya Tidak Akan Cocok untuk Semua Orang

 Di tengah dominasi game open-world dan shooter, Screamer datang dengan pendekatan yang terasa berbeda. Milestone tidak sekadar membuat game balap arcade biasa, tetapi mencoba menggabungkan racing futuristik, estetika anime, pertarungan kendaraan, dan mode cerita dalam satu paket. Secara resmi, Milestone menyebut game ini akan rilis 26 Maret 2026, dengan early access mulai 23 Maret untuk edisi tertentu. Di saat yang sama, review awal dari kritikus mulai keluar dan langsung memposisikan Screamer sebagai salah satu rilisan paling unik minggu ini.

Hal pertama yang membuat Screamer menonjol adalah identitas visual dan dunianya. Review PC Gamer yang terbit kemarin menyorot bagaimana game ini berhasil membangun dunia balap cyberpunk yang penuh warna, karakter, dan rivalitas tim. Bukan cuma lintasan dan mobil yang dijual di sini, tetapi juga nuansa cerita yang lebih tebal daripada game balap arcade pada umumnya. Buat pembaca Indonesia yang suka game dengan “gaya” kuat, ini jelas jadi nilai jual besar karena Screamer terasa punya kepribadian sendiri.

Dari sisi gameplay, Screamer memakai sistem Twin Stick yang jadi pembeda utamanya: stik kiri untuk mengarahkan mobil, stik kanan untuk drift. Milestone memasarkan sistem ini sebagai inti kendali game, dan memang dari situlah semua sensasi bermain dibangun. Masalahnya, menurut PC Gamer, pendekatan ini juga jadi sumber kelemahan utama karena tidak langsung terasa natural. Kamera dan drifting dengan stik kanan bisa membuat handling terasa kikuk, bahkan setelah pemain mulai terbiasa. Jadi, kesan awalnya kuat: Screamer berani beda, tetapi keberaniannya itu juga bisa jadi penghalang untuk pemain yang terbiasa dengan kontrol balap arcade konvensional.

Yang menarik, meski handling-nya divisif, banyak elemen lain justru terasa menjanjikan. PC Gamer memuji worldbuilding, karakter, dan kedalaman sistem kustomisasi seperti bengkel tim yang mencerminkan identitas masing-masing karakter. Metacritic juga menunjukkan penerimaan awal yang cenderung positif, dengan skor agregat 77 dan klasifikasi Generally Favorable. Artinya, kritikus tidak melihat Screamer sebagai game gagal, melainkan game yang punya ide besar dan eksekusi yang tidak sepenuhnya mulus.

Kelebihan

  • Gaya visual, dunia, dan presentasi karakter sangat kuat.

  • Punya identitas berbeda dibanding game balap arcade lain saat ini.

  • Kustomisasi dan elemen cerita memberi nilai tambah yang jarang ada di genre ini.

  • Penerimaan awal kritikus tergolong positif, dengan Metascore 77.

Kekurangan

  • Sistem Twin Stick dan drifting terasa tidak intuitif untuk banyak pemain.

  • Kamera dan handling bisa mengurangi kenikmatan balapan inti.

  • Lebih mengesankan sebagai paket gaya dan dunia ketimbang pure driving feel. Ini adalah simpulan editorial yang ditarik dari review PC Gamer dan deskripsi fitur resmi Milestone.


Sumber Referensi

Komentar