Review WWE 2K26: Gameplay Makin Tajam, Tapi Ringside Pass Jadi Masalah Terbesar Tahun Ini

 Di atas ring, WWE 2K26 sebenarnya tampil sebagai seri yang makin matang. GameSpot menyebutnya sebagai “wrestling game we need right now”, sementara TechRadar dan GamesRadar sama-sama menilai kualitas in-ring action-nya termasuk yang terbaik dalam beberapa tahun terakhir. Perubahan pada ritme pertandingan, grappling, dan aliran laga membuat duel terasa lebih hidup, lebih taktis, dan lebih enak dimainkan daripada edisi sebelumnya.


Kekuatan lain WWE 2K26 ada pada paket kontennya yang besar. 2K memasarkan game ini dengan lebih dari 400 karakter, termasuk superstar aktif dan legenda, ditambah CM Punk Showcase sebagai salah satu daya tarik utama. Untuk pembaca Indonesia yang memang mengikuti WWE, ini jelas jadi nilai jual besar karena game ini bukan cuma soal match biasa, tetapi juga soal fan service, mode karier, dan variasi pertandingan yang sangat lengkap.

Masalahnya, semua hal positif itu tertahan oleh keputusan monetisasi yang agresif. Dalam beberapa hari terakhir, Ringside Pass jadi sorotan terbesar. TechRadar menyebut game ini “satu langkah maju, dua langkah mundur” karena sistem monetisasinya, sementara GamesRadar terang-terangan menyarankan pemain menunggu dulu untuk melihat bagaimana progres reward dan economy-nya berjalan dalam jangka menengah. Review dari GameSpew yang terbit hari ini juga mengambil nada serupa: WWE 2K26 terlihat dan terasa lebih baik, tetapi sistem pass-nya justru merusak banyak hal.

Kontroversi itu tidak berhenti di kalangan kritikus. Dalam 96 jam terakhir, beberapa laporan menyorot backlash pemain PC terhadap Ringside Pass dan progres yang dinilai terlalu grindy. MP1st melaporkan game ini mendapat reaksi negatif karena sistem tersebut, dan Times of India juga merangkum bahwa persentase ulasan positif pengguna Steam sempat turun tajam setelah rilis. Bahkan 2K dan Visual Concepts sudah menggulirkan patch lanjutan untuk membenahi sebagian isu teknis dan melakukan perubahan pada reward terkait pass ini.

Untuk pasar Indonesia, posisi WWE 2K26 jadi cukup jelas: ini game yang sangat enak dimainkan kalau fokus Anda ada pada pertandingan inti, showcase, dan sensasi jadi superstar WWE. Tetapi kalau Anda tipe pemain yang sensitif terhadap battle pass, penguncian progres, dan dorongan belanja tambahan di game premium, WWE 2K26 bakal terasa menjengkelkan. Jadi, game ini cocok untuk fans wrestling yang mengejar aksi di ring, tetapi belum tentu cocok untuk pemain yang mencari value paling bersih tanpa embel-embel monetisasi. 

Kelebihan

  • Gameplay di atas ring lebih halus, lebih taktis, dan lebih memuaskan.

  • Roster sangat besar, dengan 400+ Superstar dan Legends.

  • CM Punk Showcase jadi daya tarik kuat untuk penggemar WWE modern.

  • Secara agregat, ulasan kritikus masih tergolong kuat.

Kekurangan

  • Ringside Pass menjadi sumber kritik terbesar setelah rilis.

  • Reaksi pemain PC cenderung negatif dalam beberapa hari pertama.

  • Beberapa mode dan reward terasa terlalu diarahkan ke monetisasi.


Sumber Referensi

Komentar