Sony Resmi Kenalkan INZONE M10S II, Monitor OLED Gaming 540Hz dengan Mode 720Hz Jadi Sorotan Baru Perangkat Gamer
Sony memperbarui lini perangkat gamer mereka lewat kehadiran INZONE M10S II, monitor gaming 27 inci QHD OLED yang dirancang khusus untuk pemain kompetitif. Produk ini diposisikan sebagai generasi kedua dari monitor esports flagship Sony, dengan refresh rate native 540Hz di 1440p dan mode 720Hz pada resolusi lebih rendah. Sony menampilkan monitor ini di lini INZONE dengan harga US$1.099,99, sementara The Verge dan Tom’s Hardware sama-sama menyorot bahwa ini adalah salah satu monitor OLED tercepat yang diumumkan tahun ini.
Fokus utama: 540Hz di QHD, 720Hz di mode khusus
Nilai jual terbesar INZONE M10S II ada pada kombinasi panel QHD (2560 x 1440) dengan refresh rate 540Hz, plus dual-mode yang bisa menurunkan resolusi ke 720p untuk mencapai 720Hz. Tom’s Hardware menjelaskan bahwa mode ini memang ditujukan untuk level esports yang sangat kompetitif, selama GPU pengguna mampu menghasilkan frame setinggi itu. The Verge juga menekankan bahwa langkah Sony ini membuat M10S II jauh lebih agresif dibanding pendahulunya yang sebelumnya berada di kelas 480Hz.
Panel OLED generasi baru dan peningkatan anti-glare
Sony memakai panel OLED generasi baru yang oleh Tom’s Hardware disebut berbasis LG fourth-generation WOLED dengan Primary RGB Tandem technology. Selain itu, Sony menambahkan Super Anti-Glare Film, menurunkan response time menjadi 0,02 ms, serta membawa fitur Anti-VRR Flicker untuk mengurangi gejala flicker yang kadang muncul di panel OLED saat variable refresh rate aktif. The Verge juga mencatat bahwa monitor ini lebih terang dan lebih kontras dibanding model sebelumnya, sehingga Sony mencoba memperbaiki salah satu kelemahan umum monitor OLED untuk ruang yang terang.
Perubahan ini penting karena gamer kompetitif tidak hanya butuh Hz tinggi, tetapi juga layar yang tetap nyaman dipakai di lingkungan turnamen, studio, atau ruangan terang. Dalam praktiknya, peningkatan seperti anti-glare, flicker control, dan brightness yang lebih baik bisa terasa sama pentingnya dengan kenaikan refresh rate itu sendiri. Ini adalah inferensi editorial, bukan klaim performa hasil pengujian pribadi.
Fitur esports makin spesifik
Sony dan Fnatic tampaknya memang mengarahkan M10S II sebagai monitor khusus esports. Tom’s Hardware menyebut adanya adaptive dynamic crosshair, mode 1080p 4:3 yang mengecilkan area tampilan menjadi 24,5 inci, tilt yang ditingkatkan hingga 35 derajat, dan motion blur reduction dengan brightness compensator. PR Newswire dari pengumuman Sony juga menyebut monitor ini sebagai bagian dari ekspansi lini gaming gear Sony yang berfokus pada presisi dan kecepatan.
Untuk pasar Indonesia, ini memperjelas bahwa monitor seperti ini bukan ditujukan ke semua gamer. Produk ini lebih cocok untuk pemain yang memang bermain kompetitif, terutama FPS dan esports, serta rela membayar mahal demi respons layar yang paling ekstrem. Jadi, sudut paling akurat untuk artikel ini adalah monitor esports premium, bukan monitor OLED serbaguna untuk semua kebutuhan.
Harga premium, posisi pasar sangat jelas
Sony memajang INZONE M10S II di lini monitor INZONE dengan harga US$1.099,99. The Verge menyebut monitor ini akan hadir lewat situs Sony pada 2026, sementara Tom’s Hardware menilai harga tersebut menempatkannya langsung di kelas atas, berhadapan dengan monitor OLED esports dari brand lain. Dengan kata lain, Sony tidak sedang berusaha membuat OLED murah, melainkan sedang mencoba membuat monitor OLED tercepat untuk pemain kompetitif.
Sumber Referensi
Komentar
Posting Komentar