Genre fighting game kembali mendapat sorotan dalam 96 jam terakhir setelah Avatar Legends: The Fighting Game memastikan tanggal rilisnya pada 2 Juli 2026. Informasi ini muncul lewat pembaruan resmi dari Gameplay Group International dan PlayStation Blog, bersamaan dengan penjelasan gameplay baru yang menyorot bagaimana elemen bending diterjemahkan ke sistem pertarungan 2D. Buat pasar Indonesia, kabar ini menarik karena game bertema Avatar: The Last Airbender jarang datang dengan pendekatan sekompetitif ini.
Secara resmi, game ini akan hadir di PS5, Xbox Series X|S, Nintendo Switch, Nintendo Switch 2, dan PC, dengan harga Standard Edition US$29,99. Situs resmi game menampilkan tanggal rilis 2 Juli 2026, sementara PlayStation Store menegaskan dukungan fitur seperti 2 online players, getar DualSense, serta fokus pada gameplay 2D yang dirancang untuk pemain baru maupun veteran.
Yang membuat update terbarunya terasa penting bukan cuma soal tanggal rilis. Dalam artikel PlayStation Blog pada 30 Maret 2026, tim pengembang membedah fondasi gameplay game ini, termasuk Flow Mechanic, sistem yang memungkinkan pemain melakukan dodge, menembus projectile, melompat ke udara, atau langsung merangkai aksi ke ability tertentu hanya lewat satu input. Menurut pengembang, mekanik ini dirancang agar pertarungan terasa cepat, luwes, dan tetap punya ruang ekspresi khas karakter dari semesta Avatar.
PlayStation Blog juga mengonfirmasi bahwa game ini akan meluncur dengan 12 karakter playable. Dua karakter yang disorot dalam pembaruan terbaru adalah Azula dan Sokka. Azula dibangun sebagai petarung dengan kontrol area dan mobilitas udara tinggi, sedangkan Sokka menjadi salah satu karakter non-bender yang mengandalkan kreativitas, mobilitas, boomerang, Meteorite Sword, dan trik posisi untuk menekan lawan. Detail ini penting karena menunjukkan bahwa pengembang tidak hanya menjual lisensi populer, tetapi juga mencoba memberi identitas bermain yang berbeda untuk tiap karakter.
Dari sisi fitur, game ini juga membawa rollback netcode dan full cross-play. Dua hal ini sangat penting untuk komunitas fighting game modern karena menentukan stabilitas pertandingan online dan luasnya basis pemain lintas platform. Di halaman PlayStation Store, pengembang juga menegaskan adanya Single Player Campaign with Original Narrative, selectable support characters, Combo Trials, dan Gallery Mode. Artinya, Avatar Legends tidak hanya mencoba menarik pemain kompetitif, tetapi juga pemain kasual yang tetap ingin menikmati konten solo.
Sumber Referensi
Komentar
Posting Komentar