Franchise Metro akhirnya benar-benar kembali. Dalam 96 jam terakhir, 4A Games, Deep Silver, dan Xbox resmi mengungkap Metro 2039 sebagai entri utama berikutnya di seri Metro, lengkap dengan trailer perdana dan target rilis pada musim dingin 2026. Xbox menyebut game ini sebagai entri mainline keempat dalam saga Metro dan menempatkannya sebagai pembuka format baru Xbox First Look pada 16 April 2026.
Xbox First Look Jadi Panggung Perdana Metro 2039
Microsoft lebih dulu mengumumkan acara Xbox First Look: Metro 2039 pada 13 April 2026, lalu menayangkan reveal penuhnya pada 16 April 2026. Menurut Xbox Wire, format ini dirancang sebagai seri presentasi yang menyorot satu game secara lebih fokus sepanjang tahun, dan Metro 2039 menjadi judul pertama yang membukanya.
4A Games Menjanjikan Bab Paling Gelap
Setelah reveal tayang, Xbox merangkum Metro 2039 sebagai “the fourth entry and darkest chapter yet” dalam saga Metro. Halaman resmi Xbox First Look menyebut pemain akan kembali ke jantung Moscow pasca-apokaliptik, di tengah konflik yang digambarkan sebagai pertarungan untuk “jiwa Metro” itu sendiri.
Nada yang lebih suram juga ditegaskan oleh Dmitry Glukhovsky, kreator dunia Metro. Dalam liputan PC Gamer dan Windows Central menjelang reveal, Glukhovsky menyebut game baru ini akan “lebih gelap dari apa pun yang pernah Anda lihat sebelumnya.” Ucapan itu memperkuat sinyal bahwa Metro 2039 akan menekankan atmosfer yang lebih berat dibanding pendahulunya.
Seri Metro Masih Bertumpu pada Identitas Lama, Tapi Skalanya Naik
Dari materi resmi yang sudah dipublikasikan, Metro 2039 tetap diposisikan sebagai FPS naratif post-apocalyptic khas 4A Games. Video dan deskripsi resminya menekankan perjalanan ke wilayah metro Moskow yang gelap, dunia setelah bencana nuklir, serta konflik manusia yang sama pentingnya dengan ancaman makhluk mutan.
Sampai sekarang, 4A Games dan Deep Silver belum membuka detail panjang tentang sistem gameplay, tokoh utama, atau apakah struktur permainannya akan lebih linear seperti Metro 2033/Last Light atau lebih luas seperti Exodus. Namun karena Xbox dan Deep Silver sama-sama menyebutnya sebagai kelanjutan utama saga Metro, publik bisa membaca game ini sebagai langkah besar berikutnya, bukan spin-off kecil. Bagian kedua kalimat ini adalah inferensi yang didasarkan pada framing resmi dari Xbox dan Deep Silver.
Sumber Referensi
Komentar
Posting Komentar