Panduan Pemula Invincible VS: Cara Pilih Tim 3v3, Mode Terbaik untuk Latihan, dan Tips Menang di Awal Game

 Invincible VS akhirnya resmi dirilis pada 30 April 2026. Game ini membawa format 3v3 tag fighting dengan roster awal 18 karakter dari semesta Invincible, termasuk Mark Grayson, Omni-Man, Atom Eve, Rex Splode, dan karakter original bernama Ella Mental. Xbox Wire juga menyebut game ini tersedia untuk Xbox Series X|S, Xbox on PC, dan Xbox Cloud sebagai judul Xbox Play Anywhere.

Buat pembaca Indonesia, game ini cocok dibahas sebagai Panduan & Tips karena sistem 3v3 tag tidak hanya menuntut hafal combo. Pemain juga perlu memahami urutan karakter, kapan harus ganti fighter, mode mana yang terbaik untuk belajar, dan bagaimana menghindari kesalahan umum di awal permainan.

1. Jangan langsung online, mulai dari Training Mode

Mode pertama yang sebaiknya dicoba adalah Training Mode. Xbox Wire menjelaskan mode ini memang disiapkan untuk mempelajari karakter dan moveset secara spesifik.

Untuk pemula, gunakan Training Mode untuk:

  • mencoba normal attack dan special move,
  • memahami jarak aman tiap karakter,
  • belajar combo pendek,
  • mengetes timing tag antaranggota tim.

Jangan mengejar combo panjang dulu. Di awal, lebih penting punya satu combo mudah yang konsisten masuk daripada lima combo sulit yang sering gagal.

2. Pilih tim 3v3 yang seimbang

Karena Invincible VS memakai format 3v3 tag battle, susunan tim sangat menentukan. Jangan memilih tiga karakter hanya karena favorit dari serialnya.

Gunakan formula aman:

  • Karakter pertama: pembuka duel, mudah dipakai, damage stabil.
  • Karakter kedua: fleksibel untuk menyambung combo atau menyelamatkan momentum.
  • Karakter ketiga: karakter andalan untuk comeback atau damage besar.

Xbox Wire menekankan bahwa semua fighter didesain kuat dan pemain didorong mencoba semuanya. Jadi, cara terbaik adalah bereksperimen dulu sebelum menentukan tim utama.

3. Story Mode cocok untuk mengenal roster

Story Mode disebut sebagai semacam episode bonus yang bisa dimainkan, berlatar di antara episode akhir Season 3 serial animasinya. Mode ini memiliki lebih dari 25 menit sinematik original dan menghadirkan banyak voice cast dari serial, termasuk J.K. Simmons sebagai Omni-Man dan Gillian Jacobs sebagai Atom Eve.

Untuk pemain baru, Story Mode berguna karena:

  • memperkenalkan beberapa karakter secara natural,
  • memberi konteks dunia Invincible,
  • membuat kamu mencoba variasi pertarungan tanpa tekanan online.

Kalau kamu penggemar serialnya, ini juga mode terbaik untuk mulai sebelum masuk Versus atau multiplayer.

4. Arcade Mode untuk memilih karakter utama

Setelah Story Mode, lanjutkan ke Arcade Mode. Xbox Wire menyebut mode ini memberi kesempatan membuka lore spesifik karakter.

Arcade Mode cocok untuk mencari karakter utama karena kamu bisa melihat gaya bertarung tiap fighter dalam rangkaian match yang lebih jelas. Pilih karakter yang:

  • serangannya mudah kamu pahami,
  • jaraknya nyaman,
  • tidak terlalu bergantung pada combo sulit,
  • cocok dengan gaya bermain agresif atau defensif kamu.

5. Jangan terlalu sering tag tanpa alasan

Dalam game tag fighter, pemula sering mengganti karakter terlalu cepat hanya karena panik. Padahal tag sebaiknya dipakai untuk tujuan jelas:

  • menyelamatkan karakter yang hampir kalah,
  • memperpanjang combo,
  • mengubah tempo,
  • memaksa lawan menebak pola serangan baru.

Kalau kamu tag asal-asalan, lawan justru bisa membaca kebiasaanmu dan menghukum karakter yang baru masuk.

6. Pelajari defense, bukan hanya Super dan Ultimate

Deskripsi game di Xbox Wire menekankan fast combat dan smart defensive tactics. Artinya, bertahan sama pentingnya dengan menyerang.

Tips defense untuk pemula:

  • jangan selalu maju setelah block,
  • biasakan mundur sedikit setelah diserang,
  • tunggu celah sebelum counter,
  • jangan panik memakai Ultimate hanya karena tertekan.

Dalam fighting game, pemain yang sabar sering lebih cepat berkembang daripada pemain yang hanya mengejar serangan besar.

7. Versus Mode cocok untuk latihan bareng teman

Versus Mode disebut sebagai tempat utama untuk menyelesaikan duel antarpemain. Untuk pembaca Indonesia yang punya teman main lokal, mode ini lebih aman daripada langsung online kompetitif.

Gunakan Versus Mode untuk:

  • tes tim 3v3,
  • latihan match-up,
  • mencoba karakter baru,
  • belajar membaca kebiasaan lawan.

Kalau kamu kalah terus, jangan langsung ganti semua karakter. Cek dulu apakah masalahnya ada di defense, jarak serangan, atau timing tag.

8. Kesalahan pemula yang harus dihindari

Kesalahan pertama: memilih tim hanya karena karakter favorit.
Kesalahan kedua: langsung online tanpa Training Mode.
Kesalahan ketiga: terlalu sering tag karena panik.
Kesalahan keempat: hanya menghafal combo, tapi tidak belajar block dan punish.
Kesalahan kelima: memakai Super atau Ultimate tanpa setup.

Kunci awal Invincible VS adalah stabil dulu: pahami satu tim, punya combo sederhana, dan tahu kapan harus bertahan.

9. Rekomendasi urutan main hari pertama

Untuk pemain baru, urutan paling aman adalah:

  1. Training Mode untuk mengenal kontrol.
  2. Story Mode untuk memahami roster dan dunia game.
  3. Arcade Mode untuk memilih karakter utama.
  4. Versus Mode untuk latihan matchup.
  5. Baru masuk multiplayer kompetitif setelah punya tim yang nyaman.

Dengan urutan ini, kamu tidak hanya ikut hype rilis, tetapi benar-benar membangun dasar bermain yang kuat.

Kesimpulan

Invincible VS adalah game fighting 3v3 yang terlihat brutal dan cepat, tetapi tetap membutuhkan strategi. Pemain baru sebaiknya tidak langsung mengejar online match. Mulailah dari Training Mode, pilih tim 3v3 yang seimbang, manfaatkan Story dan Arcade Mode, lalu latih timing tag serta defense. Dengan fondasi itu, peluang menang di mode kompetitif akan jauh lebih besar.


Sumber Referensi

Komentar